Fish Me

Mancing ikan Mujaer di Perairan Alam

AddThis Social Bookmark Button

Ikan mujaer adalah ikan yang paling mudah dipancing, kalau di kolam milik sendiri, peniti dibentuk menjadi kail dan dikasih umpan butiran nasi akan dengan mudah menggaet ikan ini. Tapi di perairan alam seperti waduk atau bekas galian pasir, memancing ikan mujaer perlu teknik tersendiri walau umpan yang kita pergunakan sama yakni Lumut.

Teknik mengumpulkan ikan

Mengumpulkan ikan yang biasa saya lakukan adalah menggunakan bahan bubuk beras (bekatul), dedak dan pelet. Bahan-bahan pengumpul ikan ini ditaburkan sebelum kita mancing ikan mujaer. Untuk daerah yang luas dan dalam seperti di waduk, mengumpulkan ikan dilakukan satu hari sebelum mancing dilaksanakan. Hal ini dimaksudkan agar ikan yang jauh sudah terkumpul disaat mancing dilakukan dan untuk masalah ini biasanya dilakukan oleh orang yang lokasinya dekat dengan tempat pemancingan tersebut dan dijaga agar titik spot yang kita buat tidak dipancingin oleh orang lain sedangkan bila hanya sewaktu-waktu atau kita tidak mempunyai teman yang dekat dengan lokasi mancing, maka pagi sekali kita sudah harus datang dan melakukan tabur umpan ini, siang hari baru kita lakukan mancing dan apabila kita tabur umpan sekaligus mancing maka hasil yang kita dapat kurang memuaskan.

Mancing Mujaer di hutan Mangrove (Muara Karang)

Seperti yang sudah saya ungkapkan di atas, kali ini saya coba mancing mujaer di daerah Muara Karang tepatnya di kawasan pembibitan bakau atau mangrove area. Di sini mancing boleh dikatakan gratis karena kita hanya dikenakan uang sebesar 1000 rupiah untuk penjaga pintu depan dan parkir kendaraan yang kita bawa. Setelah mencari posisi yang cukup baik, saya langsung tebar bekatul di lingkungan saya lalu saya siapkan peralatan yang akan dipakai, umumnya saya hanya menggunakan tegek panjang 3 meter untuk memancing dan pelampung kecil serta rangkaian kail kecil cabang 2. Baskom untuk tempat lumutpun saya siapkan yang terlebih dahulu saya beri air mineral dikarenakan air rawa kurang sesuai menurut saya.

Tidak butuh banyak waktu untuk melakukan persiapan ini lalu kembali saya tabur lumut yang sedianya untuk umpan dan mengembang karena diberi air mineral, sedikit demi sedikit lumut saya taburkan. Pancingan pun mulai saya beri umpan lumut. Memasang umpan lumut pada kail, cukup dengan memutar-mutar kail pada tumpukan lumut di baskom hingga ukuran yang kita inginkan. Sisihkan bila ternyata umpan yang kita kaitkan terlalu besar.

Mulailah memancing pada titik spot yang kita buat dari taburan bekatul tadi, usahakan tidak bergeser apalagi pindah titik spot karena Mujaer berbeda sejengkal tangan kita saja, biasanya tidak mau makan umpan yang kita sodorkan.

Mula-mula biasanya ikan Mujaer kecil yang makan tapi lama kelamaan mujaer besar, karenanya saya selalu membawa 2 tempat penampungan ikan hasil tangkapan dengan 2 tempat, ikan yang kecil-kecil akan kembali saya lepas setelah acara mancing selesai dilaksanakan.

Demikian pengalaman saya dalam mancing mujaer di rawa-rawa Muara Karang, hal ini juga saya lakukan waktu mancing di Waduk Saguling dan Waduk Jatiluhur. Untuk dua daerah ini, saya selalu datang sehari sebelumnya untuk membuat spot mancing terlebih dahulu. Menyewa rakit untuk mancing di Saguling, selain murah juga nyaman karena mungkin sudah banyak orang yang mancing di waduk Saguling ini sehingga rakit yang disewakan biasanya sudah diberi peneduh (semacam rumah-rumahan). Kita yang mancing berada di bagian depan menghadap pintu rumah-rumahan dan pemilik rakit berada di bagian belakang waktu mengantarkan kita ke spot yang dituju, selepas itu pemilik rakit akan berpindah ke sampan kecil untuk kembali ke rumahnya karena pemancing rata-rata berdiam selama 2 hari untuk mancing.

Di tempat ini biasanya para pemancing membawa minimal 5 set joran dan ril penggulung atau kelosan. Untuk umpan lumut bisa di beli dalam perjalanan menuju area waduk. Jangan lupa untuk melengkapi perbekalan makan, minum dan kebutuhan pribadi lainnya.

Salam mancing,
Mustika J Sanusi

Copyright © www.mancing.info

Additional information